Ternate – Polres Ternate menggelar simulasi Panggilan Luar Biasa (PLB) untuk mengukur kecepatan respons dan kesiapan personel dalam menghadapi situasi kontingensi maupun gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) yang terjadi secara mendadak. Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Ternate AKBP Anita Ratna Yulianto, S.I.K., M.H., di lapangan apel Mapolres Ternate, Kamis (24/9/2026).
Simulasi PLB dilaksanakan tanpa pemberitahuan sebelumnya. Langkah tersebut dilakukan untuk mengetahui tingkat ketanggapan personel, baik fungsi operasional maupun staf, ketika sewaktu-waktu dibutuhkan untuk menghadapi situasi yang memerlukan pengerahan personel secara cepat.
Saat tanda PLB dibunyikan, seluruh personel langsung bergerak menuju titik kumpul dengan membawa perlengkapan tugas sesuai kebutuhan. Kapolres Ternate kemudian melakukan pengecekan terhadap kehadiran personel, ketepatan waktu, serta kesiapan perlengkapan dan sarana prasarana pendukung perorangan.
Dalam arahannya, AKBP Anita Ratna Yulianto, S.I.K., M.H., menekankan pentingnya kewaspadaan setiap personel dalam melaksanakan tugas. Menurutnya, dinamika situasi Kamtibmas di wilayah hukum Polres Ternate dapat berkembang sewaktu-waktu sehingga setiap personel harus selalu siap merespons setiap keadaan yang membutuhkan kehadiran kepolisian.
“Setiap personel harus memiliki kewaspadaan dan kesiapsiagaan yang tinggi. Ketika dibutuhkan, kita harus mampu bergerak cepat, terorganisasi, dan sesuai dengan rantai komando,” tegas Kapolres Ternate.
Selain mengukur kecepatan respons, simulasi PLB juga menjadi bahan evaluasi bagi fungsi pengawasan internal untuk memetakan keberadaan personel yang berdomisili di wilayah hukum Polres Ternate maupun di luar wilayah. Pemetaan tersebut diperlukan sebagai bagian dari manajemen pergerakan personel apabila terjadi keadaan darurat yang membutuhkan perkuatan keamanan secara segera.
Dalam pelaksanaannya, terdapat beberapa aspek utama yang menjadi perhatian, yakni mengukur durasi waktu yang dibutuhkan personel untuk berkumpul di Mako setelah tanda PLB dibunyikan, memastikan personel membawa perlengkapan standar dinas, serta memastikan rantai komando berjalan secara efektif mulai dari tingkat pimpinan hingga unit terkecil di lapangan.
Secara keseluruhan, simulasi PLB berjalan dengan lancar. Kegiatan tersebut menjadi sarana evaluasi untuk mengetahui tingkat kesiapan personel sekaligus mengidentifikasi hal-hal yang masih perlu diperbaiki dalam sistem pengerahan kekuatan.
Kapolres Ternate memberikan apresiasi kepada seluruh personel yang hadir tepat waktu dan menunjukkan kesiapan dalam mengikuti simulasi tersebut. Ia menegaskan bahwa kesiapsiagaan merupakan bagian penting dari pelaksanaan tugas kepolisian dalam memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat.
Polres Ternate berkomitmen untuk terus meningkatkan kemampuan dan kesiapsiagaan personel melalui berbagai latihan dan evaluasi secara berkala. Upaya tersebut dilakukan guna mendukung terciptanya situasi Kamtibmas yang aman, tertib, dan kondusif di wilayah hukum Polres Ternate.



