Kapolda Maluku Utara, Irjen Pol. Arif Budiman, S.I.K., M.H., menghadiri pelaksanaan Festival Gerakan Literasi Madrasah (GALATAMA) II Tahun 2026 yang dirangkaikan dengan penerimaan Anugerah Rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) untuk kategori Penulis Puisi Anaphora Terbanyak. Kegiatan berlangsung di Lapangan Ngara Lamo Salero, Kesultanan Ternate, Senin (6/7) kemarin.
Festival yang mengusung semangat penguatan budaya literasi di lingkungan madrasah ini melibatkan 3.519 penulis dari unsur siswa, guru, dan tenaga kependidikan madrasah di Kota Ternate. Rekor MURI tersebut menjadi bukti nyata komitmen madrasah dalam mengintegrasikan nilai-nilai keagamaan dengan kepedulian terhadap lingkungan melalui karya sastra.
Menteri Agama Republik Indonesia, Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, M.A., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas semangat ribuan peserta yang terlibat dalam Festival GALATAMA II.
“Rekor yang dicapai hari ini bukan sekadar angka, tetapi simbol semangat belajar dan berkarya. Saya berharap semangat ini terus dijaga sehingga madrasah mampu melahirkan generasi yang mencintai ilmu pengetahuan sekaligus memiliki karakter yang kuat,” ungkapnya.
Wakil Gubernur Provinsi Maluku Utara, H. Sarbin Sehe, S.Ag., M.Si., dalam sambutannya mengucapkan selamat datang kepada Menteri Agama RI di Maluku Utara. Ia menyampaikan harapan agar dukungan pemerintah pusat terus diberikan, khususnya dalam pengembangan pendidikan keagamaan, penguatan kerukunan umat beragama, pembinaan keluarga, serta peningkatan pelayanan keagamaan di Maluku Utara.
Terpisah, Kabid Humas Polda Malut, Kombes Pol. Hadi Poerwanto, S.I.K., CPHR., CBA. menyampaikan bahwa kehadiran Kapolda Maluku Utara dalam kegiatan Festival GALATAMA II ini merupakan bentuk sinergi dan komitmen Polri dalam mendukung program-program pendidikan dan literasi yang bernuansa religius serta berwawasan kebangsaan.
“Kami mengapresiasi pencapaian Rekor MURI yang diraih oleh para insan madrasah di Kota Ternate. Prestasi ini tidak hanya membanggakan dunia pendidikan, tetapi juga menjadi cermin bahwa generasi muda Maluku Utara memiliki kreativitas dan karakter yang kuat. Polda Maluku Utara senantiasa siap mengamankan dan mendukung setiap kegiatan positif masyarakat yang dapat memperkuat persatuan dan kerukunan umat beragama di wilayah hukum kami,” ujar Kabid.
Lebih lanjut, Kabid mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk terus menjaga situasi Kamtibmas yang aman dan kondusif, terutama dalam menyambut berbagai agenda nasional dan kegiatan kemasyarakatan lainnya di Provinsi Maluku Utara.
“Semoga semangat literasi ini terus tumbuh dan menginspirasi lahirnya generasi emas Maluku Utara yang cerdas, berakhlak mulia, dan berdaya saing,” tutupnya.
Kegiatan yang dihadiri oleh unsur Forkopimda Provinsi Maluku Utara, para bupati dan wali kota se-Maluku Utara, serta sekitar ribuan tamu undangan ini turut diramaikan dengan penampilan tarian kolosal, paduan suara, dan penyerahan santunan kepada anak yatim.
Festival GALATAMA II secara simbolis diresmikan oleh Menteri Agama RI sebagai bagian dari gerakan nasional untuk melahirkan generasi madrasah yang religius, cerdas, dan kompetitif.




