Ternate – Dalam rangka memastikan kesiapan personel menghadapi pelaksanaan aksi unjuk rasa di wilayah Hukum Polres Ternate, Polres Ternate melaksanakan Apel Pengecekan Personel Pengamanan yang berlangsung di Lapangan Apel Polres Ternate, Senin (15/6/2026).
Apel tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Ternate, AKBP Anita Ratna Yulianto, S.I.K., M.H., dan diikuti oleh seluruh Pju Polres Ternate Dan personel serta personel bantuan dari Sat Brimob Polda Maluku Utara yang akan diterjunkan dalam kegiatan pengamanan aksi unjuk rasa di wilayah hukum Polres Ternate.
Adapun kekuatan personel yang dilibatkan dalam pengamanan tersebut berjumlah 247 personel, terdiri dari 217 personel Polres Ternate dan 30 personel Sat Brimob Polda Maluku Utara.
Dalam kesempatan tersebut,Kapolres Ternate menyampaikan sejumlah arahan kepada seluruh personel yang terlibat pengamanan, Ia menekankan agar setiap anggota melaksanakan tugas sesuai standar operasional prosedur (SOP) dan petunjuk pimpinan sehingga seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan aman, tertib, dan kondusif.
Selain itu, para Perwira Pengendali (Padal) diminta untuk bertanggung jawab penuh terhadap personel yang telah diploting pada masing-masing titik pengamanan, termasuk melakukan pengecekan kehadiran dan kekuatan personel sebelum, selama, dan setelah kegiatan berlangsung.
Kapolres juga mengingatkan seluruh personel untuk tetap berada pada posisi yang telah ditentukan dan berada dalam pengawasan Perwira Pengendali selama pelaksanaan aksi unjuk rasa.
“Setiap pergerakan personel wajib diketahui dan dilaporkan secara berjenjang guna mengantisipasi terjadinya kekosongan pengamanan maupun tindakan yang tidak sesuai prosedur.
pentingnya disiplin, soliditas, dan tanggung jawab seluruh personel dalam menjalankan tugas pengamanan agar situasi kamtibmas di wilayah Kota Ternate tetap terjaga dengan aman dan kondusif.”Ujar Kapolres.
Lebih lanjut, seluruh personel diminta menjadikan pengalaman pada pelaksanaan aksi unjuk rasa sebelumnya sebagai bahan evaluasi agar pelaksanaan tugas ke depan dapat berjalan lebih baik, profesional, dan sesuai ketentuan yang berlaku.
Kapolres Juga menegaskan bahwa pengamanan aksi penyampaian pendapat di muka umum merupakan bentuk pelayanan Polri kepada masyarakat dengan tetap menjunjung tinggi hak konstitusional warga negara.
“Saya menginstruksikan seluruh personel untuk melaksanakan tugas pengamanan secara profesional, proporsional, dan humanis. Kedepankan pendekatan persuasif serta patuhi SOP yang berlaku. Hindari tindakan maupun ucapan yang dapat memicu kesalahpahaman atau memperkeruh situasi, Kehadiran Polri harus mampu memberikan rasa aman bagi seluruh pihak, baik peserta aksi maupun masyarakat yang beraktivitas di sekitar lokasi,” tegas Kapolres.




