Polisi Bersama Pemda Fasilitasi Deklarasi Perdamaian Lima Desa dan Desa Sibenpopo

Polisi bersama Pemerintah Daerah memfasilitasi Deklarasi Perdamaian antara masyarakat Desa Banemo, Desa Bobane Indah, Desa Bobane Jaya, Desa Remdi dan Desa Moreala dengan masyarakat Desa Sibenpopo, yang dilaksanakan Jumat, (2/10).

Deklarasi tersebut menjadi momentum bersama untuk mengakhiri perselisihan, memperkuat kembali hubungan persaudaraan, serta mewujudkan situasi keamanan dan ketenteraman yang berkelanjutan di wilayah Patani Barat.

Kapolda Maluku Utara Irjen Pol. Arif Budiman, S.I.K., M.H., melalui Kabidhumas Kombes Pol. Hadi Poerwanto, S.I.K., CPHR, CBA, menyampaikan apresiasi atas itikad baik seluruh pihak yang telah memilih jalan perdamaian.

“Perdamaian ini bukan sekadar deklarasi, tetapi merupakan komitmen bersama yang harus dijaga dan dilaksanakan oleh seluruh masyarakat,” ujar Kabidhumas menyampaikan pesan Kapolda.

Dalam kesepakatan tersebut, kedua belah pihak berkomitmen menghentikan segala bentuk permusuhan dan tindakan yang dapat memicu kembali konflik, menjaga keamanan dan ketenteraman, serta menyelesaikan setiap persoalan melalui komunikasi, musyawarah dan pendekatan kekeluargaan tanpa kekerasan.

Kedua pihak juga sepakat untuk tidak melakukan provokasi maupun menyebarkan informasi yang dapat memperkeruh situasi, serta mengajak tokoh adat, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda dan pemerintah desa untuk bersama-sama menjaga perdamaian.

Selain itu, masyarakat kedua pihak berkomitmen saling menghormati, membuka kembali hubungan silaturahmi dan kekeluargaan, serta segera melakukan komunikasi dan koordinasi apabila muncul persoalan yang berpotensi menimbulkan kesalahpahaman.

“Setiap persoalan yang muncul di kemudian hari hendaknya diselesaikan dengan kepala dingin. Jangan sampai persoalan kecil berkembang menjadi konflik. Mari saling menghormati, saling menjaga dan mengedepankan semangat basudara,” jelasnya.

Polri dan Pemerintah Daerah, lanjut Kabidhumas, akan terus mendukung dan mendorong terjaganya situasi keamanan dan ketertiban di wilayah tersebut. Kedua pihak juga menyatakan komitmen menjadikan kesepakatan ini sebagai landasan untuk membangun perdamaian yang berkelanjutan demi kepentingan masyarakat dan generasi mendatang.

“Perdamaian merupakan tanggung jawab bersama. Mari kita tinggalkan permusuhan, perkuat persaudaraan dan bersama-sama menjaga situasi tetap aman dan kondusif,” pungkasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *