Kepala Kepolisian Daerah Maluku Utara, Brigjen Pol. Arif Budiman, S.I.K., M.H., menerima kunjungan silaturahmi Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Maluku Utara di ruang transit eks Mapolda Ternate, Senin (22/6/2026).
Dalam pertemuan tersebut, Kapolda didampingi Wakil Direktur Intelkam Polda Maluku Utara AKBP Sigid A. Prasetyo. Sementara itu, rombongan MUI dipimpin Ketua Umum MUI Maluku Utara, Samlan Hi. Ahmad, bersama jajaran pengurus.
Samlan menyampaikan apresiasi atas waktu dan kesempatan yang diberikan Kapolda untuk mempererat silaturahmi antara ulama dan kepolisian.
Ia juga mendorong Polda Maluku Utara meningkatkan upaya pemberantasan peredaran minuman keras serta pengawasan terhadap aktivitas hiburan malam yang berpotensi menimbulkan gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
Selain itu, MUI Maluku Utara menyoroti pentingnya langkah antisipasi terhadap berbagai aktivitas yang dinilai menyimpang dari norma agama dan sosial. Menurut dia, isu-isu tersebut telah menjadi perhatian dalam rapat internal MUI dan memerlukan penanganan bersama.
“MUI siap berkoordinasi dan berbagi informasi dengan kepolisian apabila ditemukan indikasi yang berpotensi menimbulkan keresahan di masyarakat,” kata Samlan.
Ia menegaskan pihaknya berkomitmen untuk terus bersinergi dengan Polda Maluku Utara dalam pembinaan umat, menjaga kerukunan, serta mendukung terciptanya situasi kamtibmas yang kondusif.
Menanggapi hal tersebut, Brigjen Pol. Arif Budiman menyampaikan apresiasi atas kunjungan MUI sebagai bagian dari upaya memperkuat sinergi antara kepolisian dan tokoh agama.
Lebih lanjut, Ia menegaskan Polda Maluku Utara berkomitmen memberantas peredaran narkoba dan minuman keras secara berkelanjutan.
Kapolda juga telah memerintahkan seluruh jajaran, khususnya para kepala satuan wilayah, untuk mengoptimalkan pengungkapan jaringan peredaran narkoba dan minuman keras hingga ke sumber produksinya.
Arif berharap apabila MUI memperoleh informasi terkait peredaran atau penyalahgunaan narkoba, hal itu dapat segera disampaikan kepada kepolisian untuk ditindaklanjuti.
Ia juga menekankan pentingnya dukungan dan kerja sama antara MUI dan kepolisian dalam menjaga keamanan, ketertiban, serta moralitas masyarakat. “Peran tokoh agama dan ulama sangat penting dalam menciptakan situasi kamtibmas yang aman, damai, dan kondusif,” ujarnya.




