Kepolisian Resor Halmahera Barat menunjukkan komitmen kuat dalam memberikan perlindungan dan pelayanan kepada masyarakat terdampak bencana alam banjir dan tanah longsor di wilayah Kecamatan Loloda Selatan. Salah satu wujud nyata kehadiran Polri tersebut ditunjukkan melalui peran aktif dalam pembangunan dan pengoperasian Posko Komando Tanggap Darurat yang menjadi pusat koordinasi penanganan bencana, Selasa (13/1). Kemarin
Posko Komando Tanggap Darurat yang berlokasi di Rumah Dinas Camat Loloda, Desa Totala Jaya, menjadi sentral pengendali berbagai kegiatan kemanusiaan, mulai dari pendataan warga terdampak, pengelolaan logistik, hingga pendistribusian makanan kepada para pengungsi yang berada di Posko Penanggulangan Bencana SD Inpres 27 Halbar, Desa Kedi.
Kapolres Halmahera Barat AKBP Teguh Patriot, S.I.K., M.T. menyampaikan bahwa keberadaan Posko Komando Tanggap Darurat merupakan bentuk kesiapsiagaan dan respons cepat Polri bersama unsur terkait dalam memastikan kebutuhan dasar masyarakat terdampak bencana dapat terpenuhi dengan baik.
“Polri hadir tidak hanya untuk menjaga keamanan, tetapi juga memastikan masyarakat yang terdampak bencana mendapatkan pelayanan kemanusiaan secara cepat, tepat, dan berkelanjutan. Posko Komando ini kami bangun sebagai pusat koordinasi agar seluruh bantuan, khususnya logistik dan konsumsi, dapat terdistribusi secara tertib dan merata,” ujar AKBP Teguh Patriot.
Melalui Posko Komando Tanggap Darurat tersebut, dapur umum dikelola secara terkoordinasi dengan melibatkan personel Polri, TNI, pemerintah kecamatan, serta Satpol PP. Setiap harinya, makanan untuk pagi, siang, dan malam didistribusikan kepada warga Desa Totala Jaya yang dievakuasi, dengan sistem penyaluran berdasarkan jumlah per jiwa sehingga tepat sasaran.
Kapolres menegaskan bahwa Polri juga menempatkan personel di lapangan untuk mengawal langsung proses pendistribusian agar berjalan aman dan tertib, sekaligus memberikan rasa nyaman bagi para pengungsi.
“Kami memastikan seluruh rangkaian kegiatan pendistribusian berjalan lancar dan kondusif. Kehadiran anggota Polri di Posko Komando maupun di lokasi pengungsian adalah bentuk empati dan kepedulian kami kepada masyarakat yang sedang menghadapi masa sulit,” tambahnya.
Selain sebagai pusat distribusi bantuan, Posko Komando Tanggap Darurat juga berfungsi sebagai ruang koordinasi lintas sektor dalam penanganan bencana, termasuk evaluasi kebutuhan lanjutan bagi wilayah terdampak di Kecamatan Loloda Selatan dan Loloda Tengah.
Dengan sinergi yang terbangun melalui Posko Komando tersebut, Polri berharap penanganan bencana dapat berjalan lebih efektif serta mempercepat pemulihan kondisi masyarakat. Kehadiran Polri di tengah warga terdampak menjadi simbol bahwa negara selalu hadir, terutama saat masyarakat membutuhkan uluran tangan dan perlindungan.
_Subbid Penmas Bidhumas Polda Maluku Utara, 14 Januari 2026_




