Hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Halmahera Utara mengakibatkan bencana tanah longsor di Desa Roko, Kecamatan Galela Barat, pada Senin (12/1).
Material tanah, bebatuan, dan pohon tumbang menutup total akses jalan Trans Halut-Halbar, melumpuhkan aktivitas warga setempat.
Merespons kondisi tersebut, Polda Maluku Utara melalui Polres Halmahera Utara bergerak cepat.
Tidak menunggu lama, Tim Satgas Tanggap Darurat diterjunkan ke lokasi. Di bawah lumpur dan sisa material longsor, personel kepolisian bahu-membahu bersama petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) dan warga untuk membersihkan jalan demi satu tujuan: memastikan masyarakat bisa kembali beraktivitas dengan aman.
Kapolres Halmahera Utara, menegaskan bahwa kehadiran Polri di lokasi bencana adalah wujud nyata dari filosofi Polri sebagai pengayom masyarakat.
Ia menyebutkan bahwa keselamatan dan kenyamanan warga adalah prioritas tertinggi yang tidak bisa ditawar.
“Bencana alam adalah ujian kemanusiaan bagi kita semua. Sesuai arahan pimpinan, kehadiran personel Polri di Desa Roko bukan sekadar menggugurkan kewajiban tugas, melainkan panggilan hati untuk hadir di tengah kesulitan warga. Polri harus menjadi solusi ketika masyarakat membutuhkan,” ujar Kapolres
Lebih lanjut, Kapolres Halut menjelaskan bahwa proses pembersihan material longsor dilakukan dengan hati-hati namun cekatan.
Personel di lapangan tidak hanya fokus pada pembukaan jalan, tetapi juga memastikan tidak ada warga yang membahayakan diri melintas di area yang masih labil.
“Kami menyadari bahwa jalan ini adalah urat nadi ekonomi dan sosial warga Halut dan Halbar. Jika jalan tertutup, kehidupan warga terhambat. Oleh karena itu, personel kami di lapangan, mulai dari perwira hingga bintara, bekerja keras menyingkirkan material longsor agar akses segera terbuka,” tambahnya.
Kegiatan pembersihan ini menunjukkan sinergitas yang hangat antara aparat dan instansi terkait.
Di tengah peluh dan kotornya seragam terkena lumpur, semangat humanis tetap dikedepankan. Polisi tidak hanya mengatur lalu lintas, tetapi ikut mengangkat batu dan memotong batang pohon yang menghalangi jalan.
“Kami mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi longsor susulan, mengingat cuaca yang masih dinamis. Percayakan penanganan di lapangan kepada petugas. Kami ada di sini untuk memastikan Bapak dan Ibu sekalian aman,”. Pungkasnya.
_Subbid Penmas Bidhumas Polda Maluku Utara, 12 Januari 2026_




