POLRES TERNATE DAN TIM GABUNGAN BANTU RATUSAN PENUMPANG KM. INTIM TERATAI DI PELABUHAN AHMAD YANI

Ternate – Polres Ternate bersama Tim Sar Gabungan Kota Ternate melaksanakan pengamanan dan membantu korban penumpang KM. Intim Teratai di Dermaga Pelabuhan Ahmad Yani, Kelurahan Kota Baru, Kecamatan Ternate Tengah, Kota Ternate. Pada Selasa, (17/2/26).

Kegiatan ini dilakukan sebagai respons atas insiden kecelakaan laut yang dialami KM. Intim Teratai di perairan Desa Sabale, Pulau Makean, Kabupaten Halmahera Selatan.

Kapolres Ternate, AKBP Anita Ratna Yulianto, S.I.K., M.H., menjelaskan bahwa berdasarkan informasi awal, kecelakaan diduga disebabkan oleh cuaca buruk yang mengakibatkan kapal mengalami mati mesin, terbawa arus, dan kandas atau menabrak karang.

Dari keterangan anak buah kapal (ABK), terdapat tiga penumpang yang telah dievakuasi oleh Ditpolairud Polda Malut dan tim Sar gabungan serta warga.

Dalam pelaksanaan pengamanan dan membantu para korban, hadir Wadir Polairud Polda Maluku Utara AKBP Eddy Junaidi, S.M., M.Si., Kapolres Ternate AKBP Anita Ratna Yulianto, S.I.K., M.H., Kepala Basarnas Kota Ternate Iwan Ramdani, S.E., M.M., Pasmin Log Lanal Ternate Kapten Rizal Supriadi, Kepala KSOP Kelas II Ternate Rushan Muhammad, S.T., M.Si., Kepala Seksi Keselamatan Berlayar, Penjagaan dan Patroli KSOP Kelas II Ternate Sugandi, S.Sos., M.M.Tr., Kepala Cabang Jasa Raharja Ternate Heri Rahmat, S.T., CRA, para pejabat utama dan personel Polres Ternate, personel Polairud Polda Malut, personel Lanal Ternate, serta personel Basarnas Ternate.

Proses evakuasi dilakukan secara bertahap menggunakan 1 unit Kapal KP WIBISANA Polairud Polda Malut, 1 unit Kapal KSOP KNP 358, 1 unit Kapal Basarnas KN SAR Pandu Dewananta, serta didukung kendaraan operasional dan ambulans dari Polres Ternate, Biddokes Polda Malut, Lanal Ternate, RS Tentara Ternate, Dinas Kesehatan Kota Ternate, dan Karanita Kesehatan Kota Ternate.

Sekitar pukul 11.55 WIT dan 13.00 WIT, tujuh korban lebih dahulu tiba di Pelabuhan PPN Bastiong dan langsung dirujuk ke RSUD Chasan Boesorie untuk mendapatkan penanganan medis, di antaranya korban dengan keluhan patah tulang, keseleo, pendarahan, serta kondisi hamil.

Selanjutnya, pada pukul 14.35 WIT sebanyak 54 penumpang tiba di Pelabuhan Ahmad Yani menggunakan Kapal KNP 358, disusul 137 penumpang pada pukul 15.10 WIT dengan KN SAR Pandu Dewananta, dan 45 penumpang pada pukul 16.20 WIT menggunakan KP WIBISANA. Selain itu, sekitar pukul 16.15 WIT, 21 penumpang lainnya diantar ke Pelabuhan Rum, Tidore Kepulauan.

Dari seluruh penumpang yang dievakuasi, sebanyak 11 orang dirujuk ke RSUD Chasan Boesorie untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut akibat keluhan seperti fraktur, nyeri akibat benturan, pusing, syok, dan cedera pada bagian tubuh tertentu.

Pukul 17.15 WIT, pelaksanaan pengamanan dan monitoring evakuasi dinyatakan selesai. Seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman, tertib, dan lancar berkat sinergi TNI-Polri, Basarnas, KSOP, instansi terkait, serta dukungan masyarakat.

Kapolres Ternate mengimbau kepada seluruh operator transportasi laut agar selalu memperhatikan aspek keselamatan pelayaran, mematuhi ketentuan manifes penumpang, serta memperhatikan kondisi cuaca sebelum berlayar guna mencegah terjadinya kecelakaan serupa di kemudian hari.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *